Berita

Apa perbedaan performa antara berbagai jenis benang poliester?

Update:20-02-2025
Abstract: Ada banyak perbedaan kinerja antara berbagai jenis benang poliester . Berikut ini adalah perbedaan spesifik da...

Ada banyak perbedaan kinerja antara berbagai jenis benang poliester . Berikut ini adalah perbedaan spesifik dalam kinerja antara jenis benang poliester pada umumnya:

POY (benang pra-orientasi)
Kinerja tarik: Ia memiliki tingkat orientasi tertentu, tetapi kristalinitasnya rendah dan kekuatannya relatif lemah. Perlu peregangan lebih lanjut untuk mencapai kekuatan yang lebih tinggi. Ia memiliki perpanjangan yang besar dan dapat diregangkan tetapi tidak dapat dipantulkan kembali.
Ciri-ciri penampakan: Permukaannya halus, keseragaman ketebalan seratnya bagus, namun kilapnya rata-rata, tidak sebaik beberapa benang poliester lain yang telah diproses lebih lanjut.
Stabilitas fisik: Karena kristalinitas yang rendah, stabilitas dimensi relatif buruk selama pemrosesan atau penggunaan selanjutnya, dan mudah dipengaruhi oleh faktor eksternal dan berubah bentuk.

FDY (filamen)
Kinerja tarik: Serat tunggal sejajar, halus dan seragam, dengan kekuatan tinggi, ketahanan aus dan ketahanan tarik yang baik, serta dapat menahan gaya eksternal tertentu tanpa mudah putus.
Karakteristik penampilan: Menurut proses pemrosesan yang berbeda, terdapat berbagai efek kilap seperti cerah, cerah, semi terang, dan matte, yang dapat memenuhi persyaratan kilap pada kain yang berbeda. Permukaan seratnya halus dan tampilan kainnya relatif rata.
Stabilitas fisik: Strukturnya relatif stabil, stabilitas dimensinya baik, dan tidak mudah menyusut atau berubah bentuk secara signifikan selama penggunaan dan pemrosesan.

DTY (benang regangan)
Kinerja tarik: Memiliki elastisitas dan skalabilitas yang baik. Setelah proses deformasi regangan, serat tunggal dibengkokkan dan dapat dengan cepat kembali ke bentuk aslinya setelah diregangkan. Cocok untuk pakaian dan produk tekstil rumah tangga yang memerlukan elastisitas.
Karakteristik penampilan: Seratnya halus, lembut saat disentuh, dan memiliki sedikit bulu, yang memberikan kesan unik dan efek penampilan pada kain, serta dapat meningkatkan kepenuhan dan kesan tiga dimensi pada kain.
Stabilitas fisik: Dalam rentang elastis, ia memiliki stabilitas yang baik, namun jika diregangkan secara berlebihan atau dipengaruhi oleh lingkungan yang merugikan seperti suhu tinggi, hal ini dapat mempengaruhi kinerja pemulihan elastisnya.

ATY (benang deformasi udara)
Kinerja tarik: Kekuatan umumnya antara POY dan FDY, dan memiliki ketahanan tarik tertentu, namun karena strukturnya yang khusus, elastisitasnya tidak sebaik DTY. Ini akan memiliki perpanjangan tertentu ketika diregangkan, tetapi kemampuan pemulihannya relatif lemah.
Karakteristik penampilan: Permukaannya tidak halus dan memiliki struktur terry, yang memberikan tampilan dan nuansa unik pada benang, dapat memberikan tekstur dan tekstur yang kaya pada kain, serta meningkatkan keindahan dan kesan tiga dimensi pada kain.
Stabilitas fisik: Karena adanya struktur terry, terry mungkin sedikit berubah bentuk atau bergeser selama gesekan atau pencucian, namun keseluruhan struktur relatif stabil dan tidak rentan terhadap masalah kualitas yang serius.