Berita

Kelebihan dan kekurangan kain poliester

Update:20-05-2022
Abstract: Kelebihan dan kekurangan dari poliester kain Nama kimia dari polyester adalah serat polyester yang banyak d...
Kelebihan dan kekurangan dari poliester kain
Nama kimia dari polyester adalah serat polyester yang banyak digunakan di pasaran tekstil, dan pakaian berbahan kain polyester semakin banyak disukai orang, namun apakah kain polyester bagus atau tidak, serta apa kelebihan dan kekurangannya?
1. Poliester adalah serat berkekuatan tinggi. Kekuatan serat pendek antara 2,6 dan 5,7cN/dtex, dan kekuatan serat kekuatan tinggi antara 5,6 dan 8,0cN/dtex. Seberapa tinggi kekuatannya? Sederhananya, itu akan menjadi sekitar 20 kali lebih tinggi dari viscose.
2. Super elastisitas adalah keunggulan lain dari kain poliester. Elastisitasnya setara dengan wol. Setelah melipat atau menggosok poliester, poliester dapat dipulihkan dengan cepat dan tidak ada kerutan yang tersisa. Sangat sedikit kain yang memiliki elastisitas tinggi.
3. Ketahanan panas poliester adalah yang terbaik di antara kain serat kimia, dan juga memiliki plastisitas yang baik. Sangat cocok untuk produksi rok lipit, dan lipatannya dapat dipertahankan dengan baik tanpa penyetrikaan yang berlebihan.
4. Ketahanan cahayanya lumayan, dan ketahanan cahayanya melebihi serat alami. Ketahanan cahaya yang tinggi memungkinkan kain poliester terkena sinar matahari.
5. Sifat kimianya stabil dan tidak mudah terkorosi oleh asam atau basa. Jika pakaian kotor dapat dibersihkan dengan pemutih, dan kain poliester tidak mudah berjamur meskipun dalam lingkungan lembab.
Kekurangan kain poliester
1. Kain poliester tidak mudah diwarnai, sehingga menimbulkan masalah bagi produsen pewarna kain.
2. Ketahanan pelarutnya buruk, dan mudah membuat lubang jika disemprot dengan jelaga, percikan api, dan zat lainnya, jadi usahakan untuk menghindari aktivitas pada saat seperti itu.
3. Karena higroskopisitasnya yang buruk, pakaian poliester biasanya terasa pengap saat dipakai.
4. Poliester adalah serat sintetis, dan serat sintetis tidak dapat menghindari masalah pilling.